17 November 2016

Demo Masak Menu MPASI Lezat Bergizi Ala 150 Tahun Cerelac

[CARALIA] Halo bunda, masih bingung menyiapkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk si kecil?

Tenang bunda, ayo senyum dulu. You are not alone. Aku juga pernah merasakan kebingungan saat menyiapkan makanan pendamping untuk anak-anakku.

Semua bunda pasti ingin memberikan makanan yang terbaik dong buat si kecil. Tapi pada prakteknya, banyak kendalanya kan? hihi, hayo ngaku..!

Nanti aku punya solusinya. Kebetulan kemarin ikut demo masak dalam rangka merayakan 150 Tahun Cerelac. Kami diajari masak MPASI yang lezat dan bergizi.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html


Pilih MPASI Bahan Segar atau Instan?

Kita sih maunya membuat MPASI sendiri dengan bahan segar, tapi malah sudah keteteran gak punya waktu banyak untuk belanja dan memasaknya. Bayi sudah kelaparan. Atau sudah berkali-kali bikin, tapi si kecil gak suka rasanya. Uh, setreeess.

Padahal MPASI buatan sendiri dengan bahan segar kelebihannya kita ngerti apa aja yang ada di dalamnya. Kebersihannya juga terjaga dan tentu lebih fresh from dapur.

Tapi kalau terpaksa, ujung-ujungnya pakai bubur bayi kemasan. Tinggal tambahkan air hangat atau ASI Perah. Alhamdulillah lumayan kan buat ganjel perut si kecil.

Wajar kok bun, gak usah merasa bersalah. Gak usah merasa gak kekinian ikut masak sesuai praktisi ahli gizi. Kita adalah kita. Sesempatnya, sesanggupnya. Kecuali ada bibi yang bisa nemenin.

Daripada beli bubur di abang tukang bubur keliling, kita gak tau apa saja yang dipakai, bisa jadi dimasukin MSG. Atau jangan-jangan abangnya belum potong kuku, belum cuci tangan, habis merokok, atau lupa mandi, hahaha *ups maaf bang, maaf.

Sejak punya anak pertama, suka duka membuat MPASI itu juga kurasakan. Menjadi sebuah cerita lucu dan suka bikin nyengir kalau diingat-ingat.

Awalnya anakku suka dengan MPASI rumahan yang aku buat. Tapi lama-lama mulai bosan kali ya. Dia beraksi. Makanan yang kubuat dilepeh, diawur-awur, dibejek, arrggh, stress emaknya.

Ditambah lagi bumer udah mulai menyindir manis. Ujung-ujungnya beliau malah suka membelikan bubur bayi instan. "Nih, kasih serelak aja. Suamimu dulu juga makannya pakai beginian."

Duh, situasiku pun juga dilema. Inginnya terus konsisten membuat MPASI homemade tapi sayang juga bubur bayi yang sudah dibelikan tidak digunakan. Butuh semangat untuk bisa mengambil jalan tengah. Biar sama-sama enak lah. Gimana caranya supaya keduanya berjalan seimbang.

Sepuluh tahun yang lalu kan internet belum gampang seperti sekarang, tinggal membaca ribuan resep. Sedangkan aku hanya berbekal niat dan baca resep dari majalah dan buku. Akhirnya aku campurkan bahan-bahan segar dan beberapa sendok bubur bayi instan menjadi satu.

Dan hasilnya memang anakku lebih menyukai makanan campuran tadi. Mungkin ada variasi rasa ya, jadi dia doyan. Selanjutnya kuterapkan juga kepada anakku lainnya hingga sekarang.


Demo Masak MPASI Lezat Bergizi 
Ala 150 Tahun Cerelac

MPASI dibuat sebagai makanan tambahan yang mendampingi pemberian ASI. Pemenuhan kebutuhan energi dan zat gizi sudah tidak tercukupi hanya dari Air Susu Ibu. Semakin bertambah usia, bayi memerlukan tambahan makanan. Saatnya bunda memperkenalkan makanan cukup padat yang berasal dari hewani dan nabati.

Hari Minggu kemarin, aku bersama para ibu dari Kumpulan Emak Blogger (KEB) ikut merayakan 150 tahun Nestle di Main Atrium Kota Kasablanka, Jakarta.

Salah satu produk Nestle, bubur bayi Cerelac ikut serta memeriahkan acara ini. Acara yang mengedukasi para mamah muda tentang perlunya tambahan zat besi dan  bahayanya anemia serta pencegahannya melalui pengolahan MPASI yang praktis.

https://lialathifa.blogspot.co.id/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html
booth Cerelac


Jika anak kekurangan zat besi, mereka juga akan mengalami anemia. Bukan hanya orang dewasa saja yang bisa anemia. Jadi tambahan zat besi pada MPASI itu memang penting kan, bun.

Anemia akan mengakibatkan daya tahan tubuh si kecil menurun, sering sakit, tidak ceria, mudah cengeng, susah makan, daya tangkapnya tidak maksimal, dan terhambat tumbuh kembangnya. Oalah, bahaya banget akibatnya.

https://lialathifa.blogspot.co.id/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html


Zat besi yang dibutuhkan si kecil setara dengan:

  • 300 gram daging
  • 1 potong hati
  • 5 ikat bayam

Kalau si kecil disuruh makan seukuran seperti itu, mana sanggup, malah muntah saking kebanyakan kan.

So, pada kesempatan ini Cerelac bersama chef Steby Rafael memberikan solusinya. Mengenalkan kami cara membuat MPASI yang praktis dan lezat.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html


Chef Steby mencontohkan cara memasak dengan tema membuat MPASI bernutrisi yang terbuat dari bahan-bahan segar dengan campuran bubur susu Cerelac. Agar si kecil tidak mengalami anemia dan selalu tetap sehat dan cerdas.

Pas banget kan, seperti menjawab kegelisahan para bunda-bunda sekalian.

Di sana kami melihat langsung proses pembuatan resep MPASI yang dibuat simpel dan mudahChef yang wajahnya ganteng itu memperkenalkan gabungan berbagai bahan segar seperti buah pisang, ubi ungu, apel, kurma, susu, telur, keju, dengan bubur susu instan Cerelac.

Bahan-bahan tersebut juga kaya zat besi dan asam folat, bun. Ditambah lagi dari bubur bayi Cerelac, akan semakin sempurna.

Chef Steby membuat menjadi 3 (tiga) resep MPASI, yaitu :
  1. Crepes Apel Pisang. Menu ini cocok  untuk anak yang sudah memiliki gigi yang banyak. Makanan berupa campuran antara buah pisang, apel, Cerelac bubur susu Pisang. 
  2. Puding Kurma Madu. Menu ini adalah campuran kombinasi antara bubur Cerelac Kurma Madu, susu cair, telur, dan kurma. Cocok untuk bayi usia 8 bulan ke atas.
  3. Bubur Sayuran Ungu. Menu kombinasi antara Cerelac Wortel Bayam Labu dengan ubi ungu. Sedap dan pas untuk bayi usia 6 tahun ke atas.
http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html


Melihat penampakannya saja sudah bikin ngiler, rasanya pun enak kok. Penasaran sama resepnya?

[Baca Resepnya di sini ya]

Semua dibuat sangat simple dan disukai para batita dan bayi. Aku bicara jujur, bukan karena sponsor ya, tapi memang buktinya Syadid lahap banget makannya. Dia mencoba bubur sayur dan puding Cerelac. Tuh lihat saja, hap..hap..hap, keliatannya satu cup ya, tapi sebenarnya dia sudah menghabiskan 2 cup lho, hihi.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html

Aku juga mencicipi semua resep menu. Enak-enak pastinya.
  • Crepes apel pisangnya ditaburi keju dan saus apel, kombinasi rasanya unik dan tentu saja lezat. Manis, asin, sedikit asam segar, gurih, menjadi satu. Karena dipotong mirip rolade.
  • Sedangkan pudingnya sangat terasa padanan buah pisang dan potongan kurmanya itu memang enak banget. Manis-manis gurih legit.
  • Nah, kalau bubur sayuran ungu dicampur ubi ungu kukus, rasanya lembut legit, gurih, tidak terlalu manis. Ditambah saus wortel, semakin terasa nikmat.
Bagaimana bunda, mau coba juga? bikin ya di rumah menggunakan bubur Cerelac.


Kenapa mesti Cerelac?

Cerelac ini adalah produk Nestle yang sudah diakui selama 1 abad tahun lamanya. Sudah ada di Indonesia sejak tahun 1873, awalnya bernama Farine Lactee. Lalu namanya dikenal dengan Cerelac bubur bayi.

Wah, sejarahnya sudah lama betul ya merk ini melalang buana hingga akrab di telinga masyarakat. Pantas saja ibu mertuaku kenal bubur bayi cuma taunya "serelak", hihi.

Cerelac mengandung komposisi gizi yang seimbang. Selain terdapat kalori, protein, vitamin dan mineral, ada tambahan nutrisi penting seperti: zat besi (iron+), zink, yodium, vitamin A dan C sebagai antioksidan.

Kadar zat Besi pada Cerelac terdapat sekitar 65% dan asam folatnya 15%. Ditambah 95% vitamin C yang berguna untuk membantu penyerapan zat besi.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html


Cerelac juga mengandung minyak ikan yang kaya omega 3 dan 6, baik untuk mendukung kecerdasan otak. 

Dan mengandung Bifidobacterium Lactis yang bermanfaat melindungi kesehatan usus dari bakteri jahat.

Kalau mengecek pada dus kemasan, Cerelac itu sudah mendapat izin BPOM RI ML 860701035145 lho dan bersertifikat halal dari MUI dengan No. 00050030660704. Seneng dong bisa memberikan MPASI untuk si kecil dengan rasa aman.

Alhamdulillah, sudah mempunyai anak tiga, aku sudah gak ambil pusing bagaimana cara kita menyiapkan MPASI buat si kecil. Apalagi baru saja mendapatkan ide masak MPASI kombinasi bersama Cerelac.

Makin ke sini, aku semakin menghargai kebebasan para bunda-bunda di dunia ini memilih cara membuat MPASI. Semua pasti baik. Terpenting adalah anak-anak tetap sehat, cerdas, tumbuh dan berkembang sesuai periodenya, dan tidak kekurangan gizi. That's a point.


Lomba Membuat MPASI

Acara #150tahunCerelac tidak hanya sampai di situ saja. Tim Cerelac malah mengajak kami untuk ikut lomba memasak seperti yang dilakukan chef Steby. Seru banget nih. Di depan panggung utama, dua meja sudah disiapkan untuk memasak.

Kami dibagi menjadi empat kelompok. Sesi pertama dimulai oleh kelompok A dan B dan mendapat tantangan membuat Puding Cerelac Pisang Kurma Madu. Sedangkan sesi kedua, kelompok C dan D mendapat tugas membuat Crepes Cerelac Apel Pisang.

Waktu yang diberikan masing-masing hanya 15 menit. Weleh.. meskipun di rumah sudah biasa masak, tapi kalau diburu-buru seperti ini lumayan bikin jantung cekot-cekot dan panik.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html
Ayo, semangat bunda.

Berpacu memberikan hasil yang terbaik. Tidak tanggung-tanggung, Cerelac akan memberikan hadiah kepada kelompok yang menjuarai pertama berupa voucher belanja total 1,8 juta dan juara kedua mendapat hadiah voucher total 900 ribu. Amaziiing..!

Jadi tambah semangat deh..

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/demo-masak-menu-mpasi-lezat-bergizi-ala-150-tahun-cerelac.html
me and friends

Acaranya benar-benar membuat kami gembira. Sudah mendapat ilmu, teman baru, voucher belanja, seru-seruan berfoto, dapat bingkisan juga. Masyaallah, kudoakan semoga Cerelac makin dicinta ibu-ibu seluruh Indonesia dan dunia. Bisa bermanfaat hingga cucu cicit kami, aamiin ya robbal aalamiin.

Bagaimana bunda, melihat acara ini sudah terbayang dan semoga gak bingung lagi ya.
Mulai sekarang, ayo masak MPASI yang lezat dan bergizi bersama Cerelac ya agar si kecil bebas anemia.



*Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi.
Mohon tidak mencopy paste TANPA SEIZIN penulis.

*Sebarkan jika bermanfaat dengan mengklik tombol sosial media di bawah ini.

15 November 2016

Bebaskan Si Kecil Dari Anemia Dengan 3 Resep MPASI Lezat ini

[Caralia] Halo bunda, tahu gak? Zat gizi mikro penting buat si kecil ternyata bukan hanya kalsium, vitamin, mineral, DHA, Omega 3 dan 6 saja lho, tapi juga asam folat dan zat besi. *Hyaaa, baru tahu ya.

Iya dikatakan penting, karena kita harus bebaskan si kecil dari anemia.

Selama ini mungkin kita hanya tahu bahwa asam folat dan zat besi cukup diberikan saat di kandungan saja. Tetapi nyatanya hingga usia dua tahun ke depan, bayi tetap membutuhkannya, agar terhindar dari anemia alias kurangnya sel darah merah. Bahkan kadar zat besi dalam ASI pun jumlahnya tidak lagi mencukupi ketika bayi semakin tumbuh berkembang.

Sering kali anemia menyerang bayi dan balita tanpa disadari. Dipikir si kecil sehat-sehat saja. Padahal anemia menjadi salah satu penyebab si kecil mengalami gangguan oksigen darah dan nutrisi tubuh karena sel darah merahnya kurang. 

Kekurangan sel darah merah membuat anak kita jadi mudah sakit, malas makan, mudah mengantuk, lesu, cengeng, daya tangkap berkurang, bahkan tumbuh kembangnya 3 kali terganggu dibanding anak yang tercukupi zat besi dan asam folatnya. Duh, ngeri amat akibatnya.

Kasus seperti ini sempat kualami saat bayi Syadid usia 7 bulan. Badannya lesu, rewel, demam dan malas makan. Kupikir karena mau numbuh gigi. Namun karena dokter anak curiga pada sesuatu hal, makanya Syadid dianjurkan tes darah lengkap. Nah, ketahuan deh hasil Hemoglobinnya lebih rendah dari kadar normal (Hb bayi normal = 10-17 gram/dL).

Aku langsung ditugasi dokter untuk meningkatkan pola makanan yang mengandung zat besi tinggi. Selain itu Syadid juga diberi suplemen tambahan zat besi syrup khusus bayi, agar kadar Hb cepat kembali normal. 

Menurut ukuran kebutuhan zat besi pada anak-anak bisa disetarakan dengan 300 gram daging sapi, 5 ikat bayam, dan 1 potong hati ayam sekali makan. Oalah, banyak banget kan, gak akan sanggup ngabisin.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html
sumber: www.awalsehat.nestle.co.id

Merasa bersalah deh. Dokter bilang bisa jadi disebabkan waktu hamil lalu aku mengalami anemia, jadi berpengaruh kepada si kecil juga. Anemia ringan bisa disebabkan penyerapan zat besinya tidak sempurna. Supaya tidak banyak hambatan, diperlukan vitamin C untuk menyerap zat besi ke dalam darah. 

Sebelum terlambat, aku harus semangat dan sabar dalam memperhatikan makanan pendamping ASI Syadid. Memasak bahan makanan yang mengandung tinggi zat besi dan asam folat yang berasal dari hewani dan nabati. Seperti daging merah, ati ayam, ati sapi, telur, ikan, tomat, bit, labu kuning, bayam, buah kering (kismis, kurma, plum), pisang, dan kacang-kacangan.

Aku juga suka memberikan bubur susu instan kepada Syadid kok. Di saat-saat kepepet, keteteran kerjaan rumah, atau dalam perjalanan, bubur susu instan memang menjadi andalan. Daripada Syadid sudah keburu lapar, rewelnya bikin bete. Apalagi belum sempat bikin apa-apa, biasanya malah jadi bikin aku uring-uringan juga. Arrrgh, semakin emaknya puyeng, semakin nyebelin juga tingkahnya. Si kecil gitu juga gak bun?

Walaupun aku beli bubur susu bayi instan, tetap dong memperhatikan nutrisinya. Nah, kali ini aku pilih bubur bayi Cerelac. Soalnya terkandung 65% zat besi, 15% asam folat, 15%, zink, 40% vitamin A dan 95% vitamin C. Pastinya dipakai karena harganya lebih terjangkau, hehe. *Teteup ya bun, emak-emak kudu pinter ngatur duit.


http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html


Nah makin seru kalau kita membuat MPASI kombinasi. Iya, mengkombinasikan antara bahan makanan segar, ASI dengan bubur bayi Cerelac. Jangan lupa, menggunakan ASI saat membuat MPASI itu jauh lebih baik. Bagi anda yang suka menyimpan ASI perah, yuk manfaatkan sekalian untuk membuat MPASI si kecil.

[Baca juga : Manajemen ASI Perah]

Saat di dapur, aku tinggal mengira-ngira saja, bahan mentah apa yang cocok dipadu padankan dengan bubur bayi Cerelac. Keluarkan ide bunda. Kan banyak tuh variasi rasanya. 

Ada bubur ekonomis dengan pilihan: Beras Merah, Kacang Hijau, Ayam Bawang, dan Apel Jeruk Pisang. Kalo bubur susu ada macamnya seperti: Serealia Oat & Prunes, Serealia Sayur-sayuran, Tim Ayam Sayur, Pisang, Bubur Merah, Beras Putih, Kurma Madu, dan Wortel Bayam Labu.

MPASI dengan bahan kombinasi yang kuberikan kepada Syadid seperti kaya rasa. Gak itu-itu aja. Jadi sejak ketahuan anemia dan pola variasi menunya diperbaiki, sekarang makannya lahap lho, apa aja dikasih mulutnya selalu mangap.


Resep MPASI Lezat Kaya Nutrisi

Kebetulan aku punya tiga resep MPASI yang praktis, lezat, dan pastinya bernutrisi. Kreasi chef Steby Rafael pada saat demo masak di Main Atrium Kota Kasablanka hari Minggu kemarin.

Acara ini diadakan dalam rangka merayakan 150 tahun Nestle. Bubur bayi Cerelac ikut bagian dengan mengenalkan resep MPASI mulai usia 6 bulan hingga batita. Jadilah #150tahunCerelac.

[Baca: Demo Masak MPASI Ala 150 Tahun Cerelac]

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html
sumber: www.awalsehat.nestle.co.id
Ada 3 resep MPASI yang ditampilkan. Semua menggunakan bahan segar dan buah lokal seperti pisang, apel, kurma, ubi ungu, wortel, telur, susu cair. Resep kombinasi seperti ini sangat praktis lho, bun. Kita tak perlu lagi menambahkan rasa gula maupun garam. Otomatis rasa sudah didapat dari paduan rasa buah dan bahan bubur Cerelac, dengan varian rasa bubur Susu Pisang, Wortel Bayam Labu, dan Kurma Madu.


1. Bubur Sayur Ungu

Usia : 6 bulan ke atas
Untuk : 2 porsi

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html


Bahan:
  • 5 sendok makan Cerelac Wortel Bayam Labu
  • 60 gram ubi ungu, kukus selama 40 menit
  • 170 ml air matang atau ASI perah
Cara membuat:
  1. Haluskan ubi ungu dengan garpu.
  2. Tambahkan Cerelac dan air hangat, lalu aduk hingga cukup mengental
  3. Bisa anda tambahkan saus wortel
  4. Hidangkan.


2. Puding Kurma Madu 

Usia : 8 bulan ke atas
Untuk : 10 porsi

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html


Bahan:
  • 100 gram Cerelac Kurma Madu
  • 150 ml ASI atau susu cair
  • 2 butir telur
  • 25 gram kurma, iris tipis kecil atau haluskan
Cara membuat:
  1. Campur Cerelac dengan susu, aduk hingga rata
  2. Tambahkan telur, kocok hingga kembali rata
  3. Berikan irisan kurma, lalu aduk lagi
  4. Masukkan ke dalam wadah kecil-kecil
  5. Kukus hingga matang
  6. Hidangkan dalam keadaan dingin

3.  Crepes Pisang Apel

Usia: 12 bulan ke atas
Untuk : 7 porsi

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html


Bahan dan Cara membuatnya :

Crepes :
  • 75 gram terigu
  • 1/2 butir telur
  • 160 ml ASI atau susu cair
  • mentega untuk olesan pan dadar
Campurkan semua bahan kecuali mentega. Aduk rata sambil panaskan pan dadar. Olesi mentega setiap ingin membuat lembaran crepes. Buat satu persatu dalam bentuk tipis, lalu angkat. Sisihkan.

Campuran Isi :
  • 8 buah pisang raja yang matang
  • 20 gram Cerelac Bubur Susu Pisang
  • 150 ml ASI atau air hangat 40'C
  • 1 sendok teh margarin
Buat vla isi dengan mencampurkan 1 buah pisang yang dihaluskan, lalu tambah Cerelac dan air. Aduk rata dan masak sebentar dalam wajan yang telah dioles margarin. Angkat dan sisihkan.

Saus Apel :
  • 1 buah apel, dikupas dan diparut
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh maizena, larutkan dengan air hangat
  • 1 batang kayu manis
  • Keju parut secukupnya
Campurkan parutan apel, gula pasir, larutan maizena, kayu manis ke dalam panci, masak sebentar, lalu tambahkan keju. Angkat dan sisihkan.

Cara menyajikan:
  1. Siapkan selembar kulit crepes di atas alas bersih
  2. Letakkan pisang utuh diatasnya.
  3. Tambahkan vla ke dalamnya.
  4. Gulung hingga semua tertutup rapi
  5. Lalu potong-potong membentuk rolade
  6. Sajikan dengan saus apel dan parutan keju.
* * *

Bagaimana bunda, mau coba resep yang mana nih?

Semuanya enak-enak lho. Kemarin Syadid paling suka dengan Sayur Ungu dan Puding Kurma.

Disuapin langsung hap..hap..hap.. karena teksturnya mudah ditelan tanpa harus mengunyah lama-lama. Sedangkan crepes Pisang Apel emaknya yang makan, haha, laper.

http://lialathifa.blogspot.com/2016/11/bebaskan-si-kecil-dari-anemia-dengan-3-resep-MPASI-Lezat-Ini.html


So far, semuanya memang lezat. Bisa menjadi cemilan di sore hari. Paduan ubi ungu yang manis ditambah bubur Cerelac Wortel Bayam Labu yang gurih menjadi nikmat di lidah. Begitu pun pudingnya, legitnya puding ditambah manisnya kurma, cocok dimakan kala lapar melanda.

Dengan menu seperti ini dijamin si kecil suka dan tentunya bebas anemia. Cerelac kan merupakan bubur susu produk Nestle yang sudah dipercaya hingga satu abad lebih. Iya, menurut sejarah Nestle, Cerelac itu sudah ada di Indonesia sejak tahun 1873, awal namanya adalah Farine Lactee.

Cerelac juga sudah memiliki izin halal MUI No.00050030660704 dan BPOM RI ML 860701035145. Jadi gak perlu khawatir akan kebersihan dan kehalalannya deh.

Ditambah lagi komposisinya sudah memenuhi syarat gizi, terdapat minyak ikan dan bakteri baik Bifidobacterium Lactis NCC 288 yang akan menjaga kesehatan usus si kecil dari serangan kuman jahat.

Nah kan, komplit informasinya. Jadi tidak perlu diragukan lagi.

Yuk bun, kita bikin kreasi MPASI juga selain resep di atas pakai bubur Cerelac, sebagai bekal masa depan. Masakan yang disukai bayi dan batita agar mereka menjadi anak hebat, sehat dan kuat sebagai generasi penerus bangsa dan keluarga.

Ayo, bebaskan anak-anak dari anemia dimulai dari makanan yang bernutrisi dan hygienis.



*Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi.
Mohon tidak mencopy paste TANPA SEIZIN penulis.

*Sebarkan jika bermanfaat dengan mengklik tombol sosial media di bawah ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...